Perkaban BSKAP 045 dan 047 Tahun 2025 Dijelaskan Sederhana
Dua aturan teknis TKA dipisah menurut jenjang: 045/H/AN/2025 untuk SMA/SMK dan 047/H/AN/2025 untuk SD dan SMP. Ini cara membacanya dan alasan pemisahannya.
Dua nomor, satu tes. Kebingungan pertama saat mendengarnya hampir selalu sama: kenapa harus ada dua dokumen kalau namanya sama-sama TKA.
Jawabannya ada pada kata "teknis". Dokumen payung kebijakannya memang satu, yaitu Kepmendikdasmen 95/M/2025. Tetapi urusan operasional SD dan SMA terlalu berbeda untuk dipaksakan ke dalam satu naskah.
| Nomor | Jenjang | Berlaku untuk |
|---|---|---|
| Perkaban BSKAP 045/H/AN/2025 | SMA/SMK | Siswa SMA, MA, SMK dan sederajat |
| Perkaban BSKAP 047/H/AN/2025 | SD/SMP | Siswa SD, MI, SMP, MTs dan sederajat |
BSKAP itu siapa
Kepanjangannya Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Badan ini yang mengurusi standar pendidikan, kurikulum, dan penyelenggaraan asesmen berskala nasional. Kalau selama ini pernah mendengar istilah Asesmen Nasional atau Rapor Pendidikan, itu wilayah kerja badan yang sama.
Peraturan yang dikeluarkan kepala badan disingkat menjadi Perkaban. Posisinya di bawah peraturan atau keputusan menteri, dan isinya menerjemahkan kebijakan menjadi langkah-langkah yang bisa dijalankan sekolah: siapa mendata siapa, kapan tahapannya, bagaimana prosedurnya kalau ada gangguan.
Deretan H/AN di tengah nomor adalah kode penomoran internal badan tersebut. Bagi pembaca umum, cukup pegang angka depannya dan tahunnya.
Kenapa dipecah menurut jenjang
Bayangkan menulis satu dokumen prosedur yang harus berlaku sekaligus untuk anak kelas 6 SD di kecamatan terpencil dan siswa SMK di kota besar. Durasi pengerjaan yang wajar berbeda. Kemampuan membaca instruksi berbeda. Ketersediaan komputer berbeda jauh. Jumlah mata pelajaran yang diujikan pun tidak sama.
SD dan SMP mengerjakan dua mata pelajaran: Matematika dan Bahasa Indonesia. SMA/SMK mengerjakan lima: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, ditambah dua mata pelajaran pilihan dari daftar 19 mapel non-vokasi. Dua-duanya juga memuat Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar yang tidak dinilai sebagai skor akademik.
Perbedaan sebesar itu membuat pemisahan dokumen lebih masuk akal daripada satu naskah tebal dengan pengecualian di mana-mana. Efek sampingnya juga bagus: sekolah dasar tidak perlu membaca ratusan halaman yang setengahnya tidak relevan.
Cara memakainya sebagai orang tua atau siswa
Langkah pertama, kenali nomor mana yang jadi urusanmu. Kalau anak Anda di SD atau SMP, yang relevan 047. Kalau di SMA atau SMK, yang relevan 045. Menyebut nomor yang tepat saat bertanya ke sekolah membuat percakapan jauh lebih cepat.
Langkah kedua, sadari bahwa dokumen teknis berubah tiap musim. Angka tahun 2025 pada kedua nomor menandakan penetapannya untuk musim yang sedang berjalan. Musim berikutnya sangat mungkin punya nomor baru. Jadi jangan berpegang pada salinan lama yang sudah tersimpan di ponsel setahun kemudian.
Langkah ketiga, jangan mengambil satu potongan halaman sebagai dasar. Dokumen teknis penuh pasal yang saling merujuk; satu tangkapan layar tanpa konteks gampang sekali disalahartikan, dan pesan berantai biasanya lahir dari situ.
Apa yang biasanya diatur dokumen semacam ini
Aturan teknis penyelenggaraan asesmen umumnya memuat tahapan pelaksanaan, mekanisme pendataan peserta lewat satuan pendidikan, ketentuan pelaksanaan berbasis komputer, serta prosedur kalau terjadi gangguan. Untuk pertanyaan yang sangat spesifik — misalnya boleh atau tidaknya membawa alat hitung, atau apa yang terjadi kalau listrik padam di tengah sesi — jawabannya ada di tata tertib turunan yang dibagikan pengawas menjelang pelaksanaan, bukan di badan aturannya.
Yang belum diumumkan, sebaiknya tetap disebut belum diumumkan. Kalau ada pihak yang menjelaskan detail teknis dengan sangat percaya diri tanpa bisa menunjuk pasalnya, curigai.
Pertanyaan ini, jawabannya di mana
| Pertanyaan | Dicari di mana |
|---|---|
| Apakah TKA menentukan kelulusan | Tidak; kelulusan ditetapkan satuan pendidikan |
| Kapan tahapan pelaksanaannya | Aturan teknis sesuai jenjang, lalu pengumuman sekolah |
| Anak saya dapat sesi hari apa | Sekolah, sesuai kapasitas ruang komputer |
| Boleh membawa apa ke ruang ujian | Tata tertib yang dibagikan pengawas |
| Nilainya dipakai untuk seleksi apa | Lembaga penyelenggara seleksi, lewat kanal resminya |
Tabel di atas menyelesaikan sebagian besar perdebatan di grup wali murid. Banyak pertanyaan sebenarnya bukan urusan aturan penyelenggaraan sama sekali, melainkan urusan sekolah masing-masing. Menanyakannya ke tempat yang tepat menghemat waktu semua orang.
Baris terakhir perlu ditegaskan sekali lagi: sampai ada pengumuman resmi dari lembaga yang menyelenggarakan seleksi, tabel bobot atau rumus konversi yang beredar sebaiknya diabaikan.
Kalau sekolah belum menerima salinannya
Ada jeda wajar antara penetapan sebuah aturan dan sampainya ke sekolah, apalagi untuk daerah yang jalur koordinasinya panjang. Kalau menjelang tahapan pelaksanaan pihak sekolah mengaku belum menerima apa pun, itu belum tentu kelalaian.
Orang tua bisa bertanya sekali dengan sopan lewat komite atau wali kelas, lalu memberi waktu. Mendesak berulang kali kepada guru yang juga sedang menunggu tidak mempercepat apa pun. Kalau sampai mendekati pelaksanaan tetap sunyi, dinas pendidikan setempat adalah tempat bertanya berikutnya.
Menghubungkannya dengan jadwal
Dokumen 045 inilah yang menurunkan tahapan SMA/SMK musim 2026 menjadi tanggal, dari pendataan peserta sampai ujian utamanya. Rentang tiap tahap dirangkum di jadwal TKA.
Untuk SD dan SMP, keberadaan Perkaban 047 menunjukkan kerangkanya sudah disiapkan meski pelaksanaannya belum. Dokumen lebih dulu ada daripada tanggalnya, dan urutan seperti itu memang biasa.
Begitu ada surat atau paparan sosialisasi TKA sampai ke tanganmu, periksa halaman depannya lebih dulu: nomor aturan mana yang dirujuk di situ. Kalau nomornya cocok dengan jenjang anak Anda, isinya bisa dipercaya. Kalau tidak ada rujukan sama sekali, tanyakan dari mana bahan itu berasal — pertanyaan sesederhana itu sering menghentikan penyebaran informasi keliru sejak awal.