Jadwal TKA 2026 dan Perkiraan Jadwal TKA 2027
TKA SMA/SMK 2026: pendaftaran 27 Juli sampai 27 September, gladi bersih 5 sampai 18 Oktober, ujian utama 26 Oktober sampai 8 November 2026. SD dan SMP diperkirakan menyusul Maret sampai April 2027.
Tanggal yang sudah pasti untuk musim ini hanya milik jenjang SMA/SMK:
| Tahap | Tanggal 2026 |
|---|---|
| Pendaftaran peserta | 27 Juli - 27 September |
| Gladi bersih | 5 - 18 Oktober |
| Ujian utama | 26 Oktober - 8 November |
Ujian utama dibagi ke dalam empat hari pelaksanaan, bukan empat belas hari berturut-turut. Rentang 26 Oktober sampai 8 November adalah jendela penyelenggaraan; sekolah menempatkan sesinya di dalam jendela itu sesuai kapasitas laboratorium komputer masing-masing. Jadi tanggal persis milikmu ditentukan sekolah, bukan bisa dipilih sendiri.
Kalau kamu siswa SMA/SMK kelas akhir
Pendaftaran ditutup 27 September. Yang paling sering bikin masalah bukan lupa tanggalnya, melainkan data yang salah ketik — nama tidak sesuai akta, NISN tertukar satu digit, atau mata pelajaran pilihan yang diisi asal. Dua mapel pilihan itu diambil dari daftar 19 mata pelajaran non-vokasi, mulai Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, sampai Bahasa Jepang dan Bahasa Mandarin. Pikirkan baik-baik sebelum menyerahkan formulir, karena mengubahnya setelah pendataan ditutup belum tentu bisa.
Gladi bersih pada 5 sampai 18 Oktober bukan formalitas. Di situlah ketahuan kalau mouse di komputer nomor 12 macet, akunmu tidak bisa login, atau layar berkedip tiap kali berpindah soal. Masalah semacam itu jauh lebih mudah diurus dua minggu sebelumnya daripada pada pagi hari ujian. Ikuti gladi bersih sampai selesai, jangan hanya login lalu keluar.
Antara 27 September dan 26 Oktober ada sekitar empat minggu. Rentang itu cukup untuk memperbaiki satu atau dua kelemahan besar, tapi tidak cukup untuk mengejar materi tiga tahun. Pilih yang paling berdampak: biasanya kemampuan membaca teks panjang dan ketelitian hitungan dasar.
Kalau anak Anda di SD atau SMP
Ayah dan Bunda belum perlu menandai kalender. Perkiraan yang beredar untuk kedua jenjang itu ada di rentang Maret sampai April 2027, dan kata "perkiraan" di situ bukan basa-basi — tanggal resminya memang belum diumumkan.
Sekarang cuma dua hal yang wajar dikerjakan. Pertama, pastikan data anak di sekolah sudah benar, terutama NISN dan nama sesuai dokumen. Data yang berantakan biasanya baru ketahuan saat pendaftaran dibuka dan menjadi masalah yang tergesa-gesa. Kedua, biasakan anak mengerjakan soal di depan komputer atau tablet, bukan hanya di buku tulis. Perpindahan dari kertas ke layar memakan waktu adaptasi yang sering diremehkan.
Susunan mapelnya sendiri sudah jelas: Matematika dan Bahasa Indonesia, ditambah Survei Karakter serta Survei Lingkungan Belajar yang tidak menghasilkan nilai akademik.
Kenapa SMA didahulukan
Jumlah peserta jenjang menengah lebih kecil dibanding SD, dan ketersediaan komputer di SMA/SMK jauh lebih merata. Menjalankan tes berbasis komputer serentak di puluhan ribu SD, termasuk yang listriknya belum stabil, adalah urusan logistik yang berbeda skala. Mendahulukan SMA/SMK memberi ruang untuk memperbaiki sistem sebelum dipakai jenjang yang pesertanya jauh lebih banyak.
Kerangka aturannya sudah ada lebih dulu, dan petunjuk teknis untuk SD dan SMP pun sudah terbit meski pelaksanaannya belum. Keberadaan dokumen itulah yang membuat penyelenggaraan jenjang dasar tinggal soal waktu, bukan soal ada atau tidak ada. Nomor dan pembagian dokumennya dibahas terpisah di halaman aturan TKA.
Membagi empat minggu terakhir
Jarak antara tutupnya pendaftaran dan hari pertama ujian kira-kira empat minggu. Cara memakainya menentukan banyak hal.
Pekan pertama sebaiknya habis untuk mengukur, bukan menghafal. Kerjakan satu simulasi penuh dengan durasi sungguhan, tanpa membuka catatan, lalu catat dua bagian dengan skor terendah. Menebak kelemahan sendiri hampir selalu meleset.
Pekan kedua dan ketiga untuk dua bagian itu saja. Menyebar perhatian ke lima mata pelajaran sekaligus dalam waktu sesempit itu menghasilkan perbaikan yang tidak terasa di mana-mana. Saat memeriksa hasil latihan, lihat langkah yang salah, bukan hanya jawaban akhirnya.
Pekan keempat berhenti menambah materi baru. Sisanya tinggal mengulang soal yang pernah salah dan menggeser jam tidur supaya cocok dengan jam ujian. Otak yang biasa bekerja pukul sepuluh malam butuh beberapa hari untuk terbiasa berpikir tajam pukul delapan pagi.
Sisihkan juga waktu untuk urusan di luar materi: memastikan kartu peserta sudah dicetak, mengecek rute kalau sesimu ditempatkan di gedung lain, dan menyiapkan pakaian sesuai ketentuan sekolah.
Menghadapi kabar tanggal yang simpang siur
Menjelang musim ujian, tangkapan layar berisi "jadwal resmi TKA" akan beredar di banyak grup. Sebagian besar berasal dari salinan yang sudah diedit atau dari jadwal internal satu sekolah yang disebar keluar konteks.
Cara memeriksanya sederhana. Tanggal yang benar selalu punya sumber yang bisa disebut namanya — nomor surat, nama dokumen, atau pengumuman resmi sekolah. Kalau sebuah pesan hanya berisi tabel tanpa satu pun rujukan, jangan diteruskan. Dan kalau ada dua versi tanggal yang berbeda, yang berlaku untukmu adalah yang dikeluarkan sekolahmu sendiri, karena sekolahlah yang mengatur penempatan sesi.
Satu hal lagi yang sering terlewat: jadwal ujian tidak berdiri sendiri. Ada kegiatan sekolah lain di Oktober dan November, dari ujian sekolah sampai kegiatan kelas akhir. Begitu sekolah mengumumkan tanggal sesimu, tulis di kalender bersama agenda lain, lalu hitung mundur berapa akhir pekan yang benar-benar tersisa. Angka itu biasanya lebih kecil dari yang dibayangkan, dan justru itu yang membuat rencana belajar jadi realistis.
Kalau ingin mengukur posisi sebelum jadwal resmi turun, ikuti satu simulasi penuh dengan durasi sungguhan. Halaman tryout tka.id menyediakannya gratis, dan hasilnya memberi gambaran yang lebih berguna daripada menghitung hari.