Ttka.id
← Semua artikel

Struktur TKA SMA: Empat Hari, Lima Mata Pelajaran, 135 Soal

Administrator · 16 Agustus 2026

TKA SMA dibagi ke dalam empat hari ujian: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, lalu dua mata pelajaran pilihan pada hari terakhir.

Empat hari berturut-turut, dan seluruh kalendernya muat dalam satu tabel.

HariSesiJumlah soalDurasi
1Bahasa Indonesia Wajib dan Literasi Membaca3075 menit
2Bahasa Inggris Wajib3075 menit
3Matematika Wajib dan Numerasi2575 menit
4Mata Pelajaran Pilihan 12560 menit
4Mata Pelajaran Pilihan 22560 menit

Tiga hari pertama diisi satu mata pelajaran wajib per hari, lalu hari keempat memuat dua sesi sekaligus, keduanya mata pelajaran pilihan. Totalnya lima mata pelajaran yang dinilai dengan 135 soal. Susunan di atas dipakai simulasi tka.id agar ritmenya menyerupai pelaksanaan sebenarnya; urutan hari di sekolahmu bisa saja bergeser mengikuti penempatan sesi dari panitia.

Di luar lima sesi bernilai itu, simulasi tka.id juga menyelipkan dua sesi survei pendek, masing-masing 10 butir sekitar 25 menit: Survei Karakter di hari pertama dan Survei Lingkungan Belajar di hari kedua. Sesi survei tidak dihitung ke dalam skor. Isinya bukan soal benar-salah, melainkan pertanyaan tentang kebiasaan dan kondisi belajarmu.

Hari keempat adalah hari terberat

Perhatikan baris terakhir tabel. Dua sesi 60 menit dalam satu hari, dan keduanya mata pelajaran pilihan yang isinya paling teknis. Kalau pilihanmu Fisika dan Kimia, kamu mengerjakan 50 soal hitungan dan analisis dalam satu hari yang sama.

Konsekuensinya jelas pada cara berlatih. Jangan pernah melatih dua mapel pilihan secara terpisah saja. Sesekali kerjakan keduanya berurutan dalam satu duduk, lengkap dengan jeda pendek di tengah, supaya kamu tahu bagaimana rasanya masuk sesi kedua dengan kepala yang sudah lelah. Banyak siswa mendapat skor bagus di mapel pilihan pertama lalu anjlok di pilihan kedua semata-mata karena stamina, bukan karena tidak paham materi.

Jeda antarhari bukan waktu kosong

Empat hari ujian berarti tiga malam di antaranya. Godaan terbesarnya adalah membuka pembahasan soal yang baru saja kamu kerjakan, menemukan satu jawaban yang ternyata salah, lalu gagal tidur.

Kebiasaan yang lebih sehat: begitu satu sesi selesai, tutup mata pelajaran itu sepenuhnya. Skornya sudah terkunci dan tidak ada yang bisa kamu ubah. Malam itu dipakai untuk mengulang ringan mata pelajaran esok hari, satu jam saja, lalu tidur pada jam yang sama seperti malam sebelumnya.

Peserta yang mendapat sesi siang menghadapi godaan berbeda. Waktu pagi yang panjang membuat sebagian siswa belajar berjam-jam sampai kelelahan sebelum ujian bahkan dimulai. Pakai pagi itu untuk sarapan, gerak ringan, dan membaca catatan sendiri, bukan mengerjakan soal baru yang berpotensi menggoyahkan kepercayaan dirimu tepat sebelum masuk ruangan.

Empat bentuk soal yang perlu kamu kenali

Yang membedakan TKA dari ulangan harian biasa bukan cuma isi materinya, tapi cara soal disajikan. Ada empat bentuk.

Pilihan ganda biasa, satu jawaban benar dari beberapa opsi. Ini yang paling familier.

Pilih beberapa jawaban benar. Satu soal bisa punya dua atau tiga kunci sekaligus, dan kamu tidak diberi tahu berapa jumlahnya. Menandai semua opsi supaya aman justru merugikan. Pada simulasi tka.id, opsi salah yang ikut tercentang memotong perolehanmu, sehingga mencentang seluruh opsi pada soal yang kuncinya dua bisa berujung nol. Rumus penskoran resminya belum diumumkan rinciannya.

Tabel pernyataan. Kamu diberi beberapa baris pernyataan dan diminta menilai tiap baris, umumnya benar atau salah. Tidak ada gunanya melewati satu baris, jadi biasakan mengisi seluruh baris sebelum berpindah soal.

Isian singkat. Tidak ada opsi. Kamu mengetik angka atau kata. Bentuk ini paling tidak memaafkan: salah menulis satuan atau menambah tanda titik pada angka bisa membuat jawaban benar terbaca salah. Biasakan menulis jawaban sepolos mungkin, misalnya 12 bukan 12 cm, kecuali soal memintanya.

Soal yang bersandar pada bacaan

Sesi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris disusun di sekitar teks. Satu bacaan bisa menurunkan tiga sampai lima pertanyaan sekaligus, dan pertanyaan-pertanyaan itu tetap berkelompok, tidak diacak terpisah dari bacaannya. Artinya waktu membaca yang kamu investasikan di awal terbayar oleh beberapa soal sekaligus.

Strateginya berbeda dengan soal hitungan. Pada teks panjang, membaca cepat sekali jalan lalu langsung ke pertanyaan sering lebih efisien daripada membaca teliti dua kali, karena sebagian pertanyaan hanya meminta kamu menemukan letak informasi.

Cara skor dibaca

Di tka.id, tiap mata pelajaran diberi skor 0 sampai 100, dan lima mata pelajaran dijumlahkan sehingga angka tertingginya 500. Penilaian resmi pemerintah punya ketentuannya sendiri yang belum diumumkan rinciannya, jadi angka 500 itu adalah cara tka.id menampilkan hasil simulasi, bukan aturan resmi.

Yang benar-benar bisa kamu kerjakan ada di rincian di balik angka itu. Hasil tryout tka.id memecah performamu per elemen materi dan per kompetensi. Matematika, misalnya, dipecah menjadi Bilangan, Aljabar, Geometri, dan Data, lalu disilangkan dengan kompetensi seperti representasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Dari situ kamu bisa melihat pola yang tidak terlihat dari skor tunggal, misalnya kamu sebenarnya paham Aljabar tetapi selalu jatuh ketika soal disajikan dalam bentuk cerita panjang.

Kalau kamu baru mulai, kerjakan satu hari penuh lebih dulu. Ambil sesi Bahasa Indonesia 30 soal, lihat sebaran hasilnya per elemen, baru putuskan hari berikutnya mau mengulang atau lanjut.

Artikel lainnya