Soal PGK Pilih Beberapa Jawaban: Cara Kerja dan Cara Menjawabnya
Kotak centang persegi berarti kuncinya lebih dari satu. Cara poinnya dihitung, kenapa mencentang semua opsi justru merugikan, dan cara menilai opsi satu per satu.
Bayangkan layar ujian menampilkan soal nomor sebelas. Opsinya lima, tapi kotak di sebelah kiri berbentuk persegi, bukan lingkaran. Di atas daftar opsi ada satu baris kecil: pilih semua jawaban yang benar. Banyak siswa membaca baris itu, tetap mengklik satu opsi, lalu menekan tombol lanjut. Nilainya tidak nol, tapi bocor separuh lebih.
Bentuk soal tadi disebut PGK pilih beberapa jawaban. PGK singkatan dari pilihan ganda kompleks, dan "pilih beberapa" berarti kuncinya lebih dari satu. Di ruang ujian tka.id, bentuk ini diberi label PGK — Pilih Beberapa, dan tampilannya sengaja dibedakan: kotak centang persegi, bukan bulatan seperti pilihan ganda biasa. Kalau kamu melihat persegi, otakmu harus langsung ganti mode.
Kenapa bentuknya diubah
Alasan pertama: menebak. Pada pilihan ganda biasa dengan lima opsi, siswa yang asal klik punya peluang 20 persen benar. Angka itu cukup besar untuk mengaburkan beda antara anak yang paham dan anak yang beruntung. Begitu kuncinya boleh lebih dari satu, kombinasi jawaban yang mungkin melompat jadi 31 untuk lima opsi. Peluang menebak tepat tinggal sekitar 3 persen.
Alasan kedua lebih penting untuk kamu. Bentuk ini memaksa penilaian dilakukan opsi demi opsi. Trik lama "cari yang paling masuk akal, lalu bandingkan dengan sisanya" tidak lagi berlaku, karena bisa saja dua opsi sama-sama benar. Tiap opsi harus diadili sendiri.
Cara poinnya dihitung di tka.id
Skor tiap mata pelajaran di tka.id berada di rentang 0 sampai 100, dan bentuk PGK pilih beberapa dinilai dengan kredit sebagian. Rumusnya begini: jumlah kunci yang berhasil kamu pilih dikurangi jumlah opsi salah yang ikut tercentang, lalu dibagi banyaknya kunci. Hasil negatif dipotong jadi nol, jadi kamu tidak pernah minus.
Misalkan sebuah soal punya lima opsi dengan tiga kunci benar.
| Yang kamu centang | Hitungan | Poin |
|---|---|---|
| 3 opsi, semuanya kunci | (3 − 0) dibagi 3 | 100 persen |
| 2 kunci saja | (2 − 0) dibagi 3 | 67 persen |
| 2 kunci dan 1 opsi salah | (2 − 1) dibagi 3 | 33 persen |
| Semua lima opsi | (3 − 2) dibagi 3 | 33 persen |
| 1 kunci dan 2 opsi salah | (1 − 2) dibagi 3, dipotong | 0 |
Baris keempat itu yang biasanya mengejutkan. Mencentang semua opsi terdengar seperti jalan aman, sebab semua kunci pasti ikut tertangkap. Tapi tiap opsi salah menghapus satu opsi benar. Memborong memang tidak nol, tapi hasilnya 33 persen — separuh dari yang kamu dapat kalau berhenti di dua kunci yang kamu yakini.
Baris kedua juga layak dipelototi. Memilih dua kunci lalu berhenti tetap memberi 67 persen. Artinya, kalau kamu yakin pada dua opsi dan ragu pada opsi ketiga, memaksakan tebakan bisa merugikan: kalau meleset, poinmu turun dari 67 ke 33 persen. Menahan tangan kadang lebih menguntungkan daripada memenuhi kotak.
Satu hal lagi. Ruang ujian tidak memberi tahu berapa jumlah kunci. Yang tampil cuma penghitung kecil bertuliskan berapa opsi yang sudah kamu pilih. Jumlah kunci memang disembunyikan; kalau angka itu bocor, soalnya berubah menjadi jauh lebih mudah dan tidak lagi mengukur hal yang sama.
Satu opsi, satu keputusan
Perlakukan setiap opsi sebagai soal benar-salah yang berdiri sendiri. Baca pertanyaannya, tutup opsi lain dengan kursor atau jari, lalu tanyakan pada opsi A dua hal sekaligus: apakah pernyataan ini benar menurut teks atau data yang diberikan, dan apakah ia menjawab pertanyaan yang ditanyakan? Dua syarat, bukan satu. Baru lanjut ke opsi B.
Syarat kedua sering terlupa. Sebuah opsi bisa saja pernyataan yang benar tapi tidak menjawab apa yang ditanya. Kalau soalnya meminta penyebab, opsi yang menyebut akibat tetap bukan kunci walaupun isinya betul.
Untuk soal yang menempel pada bacaan, biasakan menunjuk barisnya. Opsi yang tidak bisa kamu tunjuk sumbernya di teks sebaiknya tidak dicentang, sekalipun terdengar benar menurut pengetahuan umum yang kamu punya.
Contoh singkat
Sebuah teks menyebut produksi kopi sebuah desa naik dari 12 ton pada 2022 menjadi 18 ton pada 2023, lalu turun ke 15 ton pada 2024 karena hujan berkepanjangan saat panen. Soalnya: pilih semua pernyataan yang sesuai dengan teks.
A. Produksi 2023 lebih tinggi daripada 2022. B. Produksi naik setiap tahun sejak 2022. C. Penurunan pada 2024 dikaitkan dengan cuaca. D. Produksi 2024 masih lebih tinggi daripada 2022. E. Kenaikan dari 2022 ke 2023 lebih dari 60 persen.
Opsi A benar dan barisnya bisa ditunjuk. B salah, karena 2024 justru turun. C benar, teks menyebut hujan sebagai penyebab. D benar, 15 ton lebih besar daripada 12 ton. E menuntut hitungan kecil: selisih 6 dibagi 12 sama dengan 50 persen, jadi pernyataan "lebih dari 60 persen" salah. Kuncinya A, C, dan D.
Perhatikan opsi E. Ia tidak bisa diputuskan tanpa berhitung, dan opsi semacam itu hampir selalu diselipkan untuk memisahkan siswa yang benar-benar mengecek dari yang mengira-ngira dari perasaan.
Jebakan yang paling sering makan korban
Dua opsi yang isinya nyaris kembar hampir selalu dipasang untuk menguji ketelitian, dan biasanya hanya satu yang tepat. Baca bedanya kata per kata: "sebagian besar" lawan "semua", "meningkat" lawan "meningkat tajam", "sejak 2020" lawan "pada 2020".
Jebakan kedua adalah pola. Tidak ada aturan bahwa kunci PGK selalu dua atau selalu tiga. Satu soal bisa punya satu kunci saja, soal berikutnya empat. Jangan menambah centang ketiga hanya karena merasa "biasanya tiga".
Jebakan ketiga: perintah bernegasi. Kalau kalimatnya berbunyi "pilih pernyataan yang tidak sesuai", seluruh logikamu harus dibalik. Beri tanda pada kata itu sebelum menyentuh opsi mana pun.
Kembali ke nomor sebelas
Siswa di awal tadi mengklik satu opsi lalu menekan lanjut. Kalau soal itu punya tiga kunci dan klik tunggalnya kebetulan kena, ia pulang membawa 33 persen; kalau meleset, nol. Padahal opsi kedua yang sempat ia baca dan ragukan bisa mengangkatnya ke 67 persen, dan centang yang sudah benar tidak pernah dihapus oleh centang yang tidak ia buat.
Satu angka saja yang layak diingat dari seluruh uraian di atas: 67. Itu nilai yang pulang bersama dua kunci yang benar-benar kamu yakini, dan itu lebih tinggi daripada apa pun yang bisa diberikan keberanian mengisi kotak kelima. Bentuk soal yang sama, lengkap dengan penghitung opsi terpilih dan rincian per soal setelah ujian selesai, ada di tryout gratis tka.id.