Nilai TKA Per Mata Pelajaran Skala 0 sampai 100 dan Cara Membacanya
Tiap mata pelajaran dinilai 0 sampai 100, lalu dijumlahkan. Tryout SD dan SMP menilai dua mapel sehingga total maksimumnya 200, sedangkan SMA menilai lima mapel dengan total maksimum 500.
| Jenjang | Mapel yang dinilai | Rentang tiap mapel | Total maksimum |
|---|---|---|---|
| SD | Matematika, Bahasa Indonesia | 0 sampai 100 | 200 |
| SMP | Matematika, Bahasa Indonesia | 0 sampai 100 | 200 |
| SMA/SMK | Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dua mapel pilihan | 0 sampai 100 | 500 |
Tabel di atas menjelaskan sumber kebingungan yang paling sering muncul di kolom komentar: kenapa ada yang memamerkan angka 412 sementara kakaknya senang dengan 168. Keduanya bisa sama-sama bagus, karena penyebutnya berbeda.
Skor mapel dan skor total dihitung terpisah
Di tka.id, tiap seksi mata pelajaran yang dinilai menghasilkan satu angka pada rentang 0 sampai 100. Angka-angka itu kemudian dijumlahkan, bukan dirata-rata. Model penjumlahan dipilih supaya kontribusi tiap mapel terlihat jelas; kalau dirata-rata, kenaikan besar di satu mapel jadi tersamar.
Konsekuensi praktisnya ada dua. Pertama, total hanya boleh dibandingkan dengan total dari jenjang yang sama. Kedua, kalau ingin membandingkan lintas jenjang, misalnya adik kelas 6 SD dengan kakak kelas 11 SMA, pakai rata-rata per mapel. Total 168 dari dua mapel setara rata-rata 84. Total 412 dari lima mapel setara rata-rata 82,4. Adiknya sedikit unggul, bukan tertinggal jauh seperti kelihatan di layar.
Susunan mapel yang dinilai
Untuk jenjang SD dan SMP, tryout tka.id menilai Matematika dan Bahasa Indonesia, masing-masing 30 soal dengan waktu pengerjaan 75 menit. Di antara keduanya ada Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar, masing-masing sekitar 10 pertanyaan berdurasi 20 menit.
Untuk jenjang SMA dan SMK, susunannya lebih panjang dan tersebar beberapa hari: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, lalu dua mata pelajaran pilihan. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing 30 soal berdurasi 75 menit, Matematika 25 soal berdurasi 75 menit, dan tiap mapel pilihan 25 soal berdurasi 60 menit. Susunan seksi berikut durasinya per hari ujian dirinci di halaman informasi SMA, sedangkan versi jenjang dasarnya ada di informasi SD.
Mapel pilihan diambil dari daftar yang cukup panjang, di antaranya Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, Pendidikan Pancasila, Matematika Tingkat Lanjut, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, serta beberapa bahasa asing seperti Arab, Jepang, Korea, Mandarin, Jerman, dan Perancis.
Survei tidak menambah dan tidak mengurangi
Seksi survei sengaja dikeluarkan dari perhitungan. Skornya tidak masuk ke angka mapel, tidak masuk total, dan tidak dipakai di papan peringkat. Isinya pertanyaan tentang kebiasaan belajar dan suasana sekolah, tanpa jawaban benar atau salah. Mengisinya asal-asalan tidak menurunkan nilai, tetapi juga membuang kesempatan mendapat gambaran yang berguna soal kebiasaan sendiri.
Angka 0 sampai 100 bukan persentase jawaban benar
Ini yang paling sering keliru dipahami. Kalau paket soal sudah punya cukup data respons, skor dihitung lewat penyetaraan statistik, sehingga 30 jawaban benar dari 30 soal belum tentu berbuah tepat 100, dan 15 dari 30 belum tentu jadi 50. Yang ditimbang adalah tingkat kesulitan soal yang dijawab benar.
Sebaliknya, untuk paket yang baru rilis dan pesertanya masih sedikit, tka.id memakai jalur sederhana: persentase jawaban benar langsung. Pada kondisi itu 24 benar dari 30 memang menghasilkan 80.
Karena dua jalur itu bisa dipakai bergantian tergantung ketersediaan data, membandingkan skor antar paket yang berbeda perlu sedikit kehati-hatian. Bandingkan dalam satu paket yang sama, atau lihat tren beberapa tryout sekaligus.
Soal yang bisa bernilai setengah
Bentuk soal di TKA tidak hanya pilihan ganda. Ada bentuk pilih beberapa jawaban, ada bentuk mencocokkan pernyataan ke kategori seperti benar atau salah, dan ada isian singkat.
Bentuk pilih beberapa memberi nilai sebagian. Cara hitungnya: jumlah opsi benar yang dipilih dikurangi jumlah opsi salah yang ikut dipilih, lalu dibagi banyaknya kunci. Jadi kalau kuncinya empat opsi dan yang dipilih tiga benar satu salah, hasilnya 3 dikurangi 1 lalu dibagi 4, yakni setengah nilai. Menandai semua opsi supaya "aman" jelas merugikan, karena opsi salah ikut memotong.
Untuk isian singkat, jawaban dicocokkan dengan kunci beserta toleransi angka bila soalnya numerik. Menulis 3/4 dan 0,75 sama-sama bisa diterima kalau kuncinya memang mengizinkan bentuk alternatif, tetapi menulis satuan yang tidak diminta bisa membuat jawaban meleset.
Dasar aturan dan jadwal
Penyelenggaraan TKA mengacu pada Kepmendikdasmen 95/M/2025, dengan petunjuk teknis lewat Perkaban BSKAP 045/H/AN/2025 untuk SMA dan SMK serta 047/H/AN/2025 untuk SD dan SMP. Skala penilaian resmi yang dipakai pemerintah pada laporan hasil mengikuti ketentuan penyelenggara; skala 0 sampai 100 per mapel yang dibahas di sini adalah cara tka.id menyajikan hasil tryout.
Untuk jenjang SMA, ujian utama 2026 jatuh pada 26 Oktober sampai 8 November 2026, sedangkan jenjang SD dan SMP diperkirakan menyusul sekitar Maret sampai April 2027.
Karena skala resmi dan skala tampilan tryout bisa berbeda bentuk, angka di halaman hasil tka.id sebaiknya diperlakukan sebagai alat ukur latihan: dipakai untuk membandingkan dirimu dengan dirimu sendiri di paket sebelumnya, bukan untuk menebak angka yang nanti tercetak di laporan resmi.