Mata Pelajaran yang Diujikan di TKA SMP
TKA jenjang SMP menguji dua mata pelajaran, Matematika dan Bahasa Indonesia. Di tryout tka.id ditambahkan dua sesi survei yang tidak dihitung sebagai nilai.
| Sesi | Mata pelajaran | Jumlah soal | Waktu | Masuk nilai |
|---|---|---|---|---|
| Hari 1 | Matematika | 30 | 75 menit | Ya |
| Hari 1 | Survei Karakter | 10 | 20 menit | Tidak |
| Hari 2 | Bahasa Indonesia | 30 | 75 menit | Ya |
| Hari 2 | Survei Lingkungan Belajar | 10 | 20 menit | Tidak |
Tabel di atas adalah susunan yang dipakai tryout tka.id untuk jenjang SMP. Dua mata pelajaran yang diuji, Matematika dan Bahasa Indonesia, mengikuti ketentuan TKA untuk jenjang SD dan SMP. Adapun pembagian hari, jumlah soal, dan durasinya merupakan format latihan tka.id, karena rincian teknis resmi untuk musim SMP berikutnya belum diumumkan.
Kenapa cuma dua mata pelajaran
Pertanyaan ini wajar muncul, apalagi kalau kamu membandingkan dengan jenjang SMA yang menguji Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, ditambah dua mata pelajaran pilihan.
Bedanya terletak pada tujuan. Di SMA, ada mata pelajaran pilihan karena siswa sudah mengambil arah peminatan dan hasilnya dipakai untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Di SMP, yang ingin dipotret adalah dua kemampuan dasar yang menopang semua pelajaran lain: kemampuan bernalar dengan angka dan kemampuan memahami bacaan. Siswa yang kuat di dua hal itu punya modal untuk belajar apa pun di SMA.
Jadi jangan membaca "cuma dua mata pelajaran" sebagai "lebih gampang". Justru sebaliknya. Karena hanya dua, setiap soal menanggung bobot besar, dan cakupan materinya menyapu tiga tahun sekaligus.
Isi bagian Matematika
Soal Matematika dikelompokkan ke dalam empat elemen materi: Bilangan, Aljabar, Geometri dan Pengukuran, serta Data dan Peluang. Empat-empatnya muncul, tidak ada yang dilewati.
Bilangan mencakup operasi pecahan dan desimal, perbandingan, skala, persen, bilangan berpangkat, dan bentuk akar. Banyak soal aritmetika sosial seperti diskon bertingkat, bunga tabungan, dan untung rugi masuk ke sini.
Aljabar berisi operasi bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sistem persamaan dua variabel, relasi dan fungsi, gradien garis, serta pola bilangan.
Geometri dan Pengukuran mencakup segitiga dan segi empat, teorema Pythagoras, garis dan sudut, lingkaran, kesebangunan dan kekongruenan, bangun ruang sisi datar, serta bangun ruang sisi lengkung.
Data dan Peluang berisi penyajian dan penafsiran data, ukuran pemusatan, ukuran penyebaran sederhana, sampai peluang teoretis dan frekuensi harapan.
Isi bagian Bahasa Indonesia
Bacaan dibagi menjadi dua elemen: Teks Informasi dan Teks Fiksi. Teks Informasi berupa artikel populer, laporan, infografik, tabel, atau kutipan berita. Teks Fiksi berupa cerpen, penggalan novel, fabel, atau puisi.
Yang diukur bukan hafalan istilah sastra. Ada tiga tingkat kemampuan yang diuji: menemukan informasi yang tertulis jelas, menarik makna yang tidak dinyatakan langsung, dan menilai atau mengapresiasi isi bacaan. Tingkat ketiga inilah yang paling sering membuat nilai turun, karena jawabannya menuntut pertimbangan, bukan sekadar penelusuran kalimat.
Karena soal Bahasa Indonesia menempel pada bacaan, urutan soalnya tidak diacak. Satu bacaan diikuti beberapa soal yang berurutan, supaya kamu tidak perlu bolak-balik membaca ulang teks yang sama.
Dua sesi survei dan kenapa tetap perlu diisi
Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar tidak menambah atau mengurangi nilai sedikit pun. Isinya pertanyaan tentang kebiasaan belajar, hubungan dengan teman, rasa aman di sekolah, dan dukungan yang kamu terima di rumah.
Karena tidak dinilai, sebagian siswa mengisinya asal cepat. Sayang sekali. Data itu dipakai sekolah untuk memperbaiki keadaan yang kamu keluhkan sehari-hari. Jawaban yang jujur lebih berguna daripada jawaban yang terdengar bagus.
Empat bentuk soal yang akan kamu temui
Pilihan ganda biasa, dengan tepat satu jawaban benar. Pilihan ganda yang jawabannya boleh lebih dari satu, dan di tka.id bentuk ini dinilai sebagian, sehingga mencentang semua opsi justru merugikan; hitungannya dijabarkan di kisi-kisi Matematika TKA SMP. Tabel pernyataan yang harus kamu kategorikan, misalnya benar atau salah, dan setiap baris harus terisi. Terakhir, isian singkat tanpa pilihan, tempat kamu mengetik angka atau kata sendiri.
Cara membaca nilaimu nanti
Di tka.id, tiap mata pelajaran diberi skor 0 sampai 100 dan total dua mata pelajaran itu maksimal 200. Angka totalnya berguna untuk melihat posisi, tapi bukan bagian yang paling menolong.
Yang lebih berguna adalah rapor per elemen dan per kompetensi. Dari situ terlihat, misalnya, bahwa Aljabar kamu sebenarnya bagus dan yang menjatuhkan adalah Data dan Peluang, atau bahwa kamu jago menemukan informasi tersurat tapi lemah saat diminta menyimpulkan maksud penulis. Perbaikan yang terarah dimulai dari informasi seperti itu, bukan dari angka totalnya.
Contoh sederhananya begini. Dua siswa sama-sama mendapat 68 di Matematika. Siswa pertama merata di angka 65 sampai 70 pada semua elemen, sedangkan siswa kedua mendapat 85 di tiga elemen dan 20 di Geometri. Angka totalnya mirip, tetapi rencana belajar keduanya jelas harus berbeda. Siswa pertama perlu menaikkan ketelitian dan kecepatan secara menyeluruh, siswa kedua cukup menggarap satu elemen selama dua pekan untuk melompat jauh.