Ttka.id
← Semua artikel

Contoh Soal Bahasa Indonesia TKA SMP dan Pembahasannya

Administrator · 16 Agustus 2026

Contoh soal literasi bergaya TKA SMP dengan satu teks informasi dan satu teks fiksi, dibahas satu per satu supaya kamu tahu di mana letak jebakan pilihan jawabannya.

Bacalah teks berikut, lalu kerjakan empat soal di bawahnya sebelum melihat pembahasannya.


Teks 1

Bank sampah di Kelurahan Sukamaju berdiri pada Maret 2023 dengan 42 anggota. Warga menyetor botol plastik, kertas, dan kaleng, lalu mencatatkannya dalam buku tabungan seperti di bank biasa. Setiap kilogram dihargai sesuai daftar yang ditempel di dinding pos, dan saldo bisa diambil menjelang hari raya.

Dua tahun berjalan, jumlah anggotanya menjadi 310 orang. Pengurus mencatat sampah yang terkumpul rata-rata 1,8 ton per bulan pada 2025, naik dari 400 kilogram per bulan pada tahun pertama. Menurut Ketua RW setempat, yang paling berubah bukan tumpukan sampahnya, melainkan kebiasaan warga memilah di rumah.

Meski begitu, pengurus mengakui masih ada persoalan. Harga jual plastik daur ulang naik turun mengikuti pasar, sehingga pendapatan anggota tidak menentu. Gudang penyimpanan juga hanya berupa bekas pos ronda yang mudah bocor bila hujan deras. Beberapa anggota yang pada awalnya rajin kini menyetor hanya dua bulan sekali.


Soal 1. Gagasan utama paragraf ketiga adalah ...

A. Harga plastik daur ulang mengikuti pasar B. Bank sampah menghadapi sejumlah kendala yang belum terselesaikan C. Gudang penyimpanan berupa bekas pos ronda D. Anggota bank sampah mulai berkurang

Pembahasan. Jawabannya B. Pilihan A dan C memang tertulis di paragraf itu, tetapi keduanya contoh kendala, bukan gagasan yang memayungi seluruh paragraf. Inilah jebakan yang paling sering memakan korban: opsi terasa benar karena kalimatnya betul-betul ada di teks.

Pilihan D salah karena teks menyebut anggota yang menyetor lebih jarang, bukan anggota yang berkurang. Dua hal berbeda.


Soal 2. Berapa kali lipat kenaikan sampah terkumpul per bulan dari tahun pertama ke 2025?

Pembahasan. Soal isian singkat. Ubah dulu satuannya supaya sama: 1,8 ton sama dengan 1.800 kilogram. Bandingkan dengan 400 kilogram, hasilnya 4,5 kali lipat.

Perhatikan bahwa soal literasi tetap bisa menuntut hitungan sederhana. Kesalahan tersering di sini adalah membandingkan 1,8 dengan 400 tanpa menyamakan satuan.


Soal 3. Manakah pernyataan yang didukung oleh teks? Pilih dua.

  1. Jumlah anggota bank sampah menjadi lebih dari tujuh kali lipat
  2. Bank sampah membuat warga terbiasa memilah sampah di rumah
  3. Pendapatan anggota bank sampah stabil setiap bulan
  4. Bank sampah dibangun dengan dana bantuan pemerintah

Pembahasan. Kuncinya pernyataan 1 dan 2. Anggota naik dari 42 menjadi 310, sedangkan 42 dikali 7 sama dengan 294, jadi jumlahnya memang melewati tujuh kali lipat semula.

Pernyataan 2 didukung kutipan Ketua RW tentang berubahnya kebiasaan memilah.

Pernyataan 3 justru bertentangan dengan teks yang menyebut pendapatan tidak menentu. Pernyataan 4 tidak pernah disinggung sama sekali. Perhatikan bedanya: satu bertentangan, satu lagi hanya tidak ada. Keduanya sama-sama bukan jawaban, karena yang diminta adalah yang didukung teks.


Soal 4. Penulis menyebut gudang berupa bekas pos ronda yang mudah bocor. Tujuan penulis memasukkan detail tersebut adalah ...

A. Mengkritik pengurus bank sampah B. Menunjukkan bahwa program ini gagal C. Memberi bukti nyata atas kendala yang disebutkan D. Membandingkan bank sampah dengan bank biasa

Pembahasan. Jawabannya C. Soal semacam ini menguji kemampuan menilai, bukan menemukan. Kamu diminta membaca fungsi sebuah detail di dalam bangunan tulisan.

Pilihan B terlalu jauh. Teks menyebut kendala, tetapi juga menyebut kenaikan anggota dan volume sampah, jadi kata "gagal" tidak punya dasar.


Teks 2

Sejak ayahnya berhenti melaut, Ranti selalu bangun sebelum azan subuh. Ia menata dagangan ibunya di meja kayu depan rumah, menghitung kembalian di kepala, lalu berlari ke sekolah dengan seragam yang masih berbau ikan asin. Teman-temannya pernah menertawakan bau itu. Ranti hanya tersenyum, meletakkan tasnya, dan membuka buku matematika di halaman yang tadi malam ia tandai.


Soal 5. Watak Ranti dalam kutipan tersebut dapat digambarkan sebagai ...

A. Pendiam dan mudah tersinggung B. Tekun dan tidak mudah patah semangat C. Ceria dan suka bergaul D. Penurut kepada orang tua

Pembahasan. Jawabannya B. Wataknya tidak disebutkan langsung oleh penulis, tetapi terbaca dari perbuatannya: bangun sebelum subuh, membantu berdagang, tetap membuka buku setelah ditertawakan.

Pilihan D tidak sepenuhnya salah, tetapi terlalu sempit. Ia menangkap satu sisi saja dan mengabaikan bagian tentang buku matematika yang ditandai semalam.


Soal 6. Kalimat "membuka buku matematika di halaman yang tadi malam ia tandai" menunjukkan bahwa Ranti ...

Pembahasan. Jawaban yang diharapkan kira-kira: Ranti sudah belajar sejak malam sebelumnya, sehingga ia terbiasa mempersiapkan diri meski hari-harinya sibuk. Ini soal inferensi. Tidak ada kalimat yang menyatakan Ranti rajin belajar, tetapi tanda di halaman buku itu bukti yang cukup.


Kalau kamu salah pada soal nomor 1 dan 4, latihannya bukan menambah soal, melainkan mengubah cara membaca. Setiap kali selesai membaca satu paragraf, berhenti sebentar dan tanyakan pada diri sendiri: paragraf tadi sebenarnya sedang bicara tentang apa, dan kenapa penulis menaruhnya di situ. Dua pertanyaan itu, kalau dibiasakan selama sebulan, mengubah nilai literasi lebih cepat daripada menghafal daftar jenis teks.

Artikel lainnya